Kenali Empat Risiko Operasi Plastik

Ingin tampil cantik secara cepat? Jawaban yang kekinian tentu saja operasi plastik. Sayangnya, orang-orang hanya melihat hasil indahnya saja. Karena yang dilihat hanya bintang-bintang Korea. Tanpa menilik sejauh mana efek negatif dari operasi plastik, seseorang yang melakukannya hanya menunggu saja datangnya bahaya.


Nah, sebelum anda ingin melakukan operasi plastik, sebaiknya pikirkan dulu secara matang-matang. Karena ada banyak risiko yang pasti dihadapi ketika operasi ini dilakukan. Memang ada begitu banyak operasi yang dilakukan dengan angka resiko yang minim. Tapi anda harus tahu juga inilah beberapa risiko yang akan dihadapi buat anda yang nekat ingin tampil bagus dengan operasi plastik.

1. Risiko pembedahan

Operasi bedah dalam operasi plastik tentu berbeda dengan operasi biasa, semisal operasi c-section. Karena dalam operasi plastik, tubuh diberikan benda asing yang sebenarnya tidak dibutuhkan sama sekali. Tubuh kita bakal diinjeksi oleh cairan implan, baik padat maupun cair. Bahkan untuk implan payudara dan betis, suntikan ini berbahan silikon yang berpotensi berkerut dan bocor.

Proses pembedahan ini pun tidak mudah. Sebabnya dalam kondisi memasukkan cairan tersebut, tubuh kita mungkin saja tidak siap. Pendarahan, tubuh yang menolak implan, kerusakan saraf, dan pigmentasi kulit bisa terjadi ketika operasi tersebut dijalankan.

2. Risiko biaya

Orang yang berniat melakukan operasi plastik memang dipastikan punya uang yang lebih. Akan tetapi operasi plastik bukan operasi yang menunggu sembuh saja, karena mesti dipastikan bahwa tak ada gangguan dalam proses injeksi impan tersebut. Misalnya ada penolakan oleh tubuh. Jika ada gangguan, maka implan tersebut mesti diangkat lagi dan digantikan yang baru. Biaya lagi? Tentu saja.

3. Emosi yang tak terkendali

Operasi plastik dipicu oleh rasa tidak percaya diri. Dan pertanyaannya kemudian, apakah dengan operasi plastik tersebut seseorang bisa percaya diri sepenuhnya? Banyak kasus menjawab, justru operasi plastik menumpulkan rasa percaya diri. Sehingga banyak pelakunya kembali lagi melakukan operasi untuk mempercantik ini dan memperbagus itu. Pada akhirnya emosinya dipermainkan oleh keinginannya untuk tampil bagus secara fisik.

4. Nyeri fisik

Komplain paling banyak dari para pengguna operasi plastik adalah rasa nyeri berkepanjangan setelah operasi itu dilakukan. Rasa mual, muntah, sakit kepala, dan nyeri tubuh yang berkepanjangan adalah komplain yang sering muncul. Rasa nyeri ini bisa hilang seiring waktu, namun banyak pula yang mengalami nyeri permanen.