6 Tanda Penuaan Dini Pada Seseorang

Usia dan penuaan memang berjalan seiring. Namun adakalanya tubuh memberikan tanda penuaan padahal usia belum bisa dikatakan tua. Kondisi ini disebabkan oleh banyak hal. Nah, artikel ini bakal membahasnya.

Para ilmuwan percaya kalau rata-rata penampilan fisik seseorang lebih banyak tergantung pada faktor eksternal dibandingkan faktor internal atau bawaan genetis. Faktor keturunan hanya berpengaruh 20% terhadap penampilan fisik. Ya, tampilan fisik yang dimaksud adalah tampilan yang erat kaitannya dengan kesehatan seseorang.

Berdasarkan sebuah riset, seseorang bisa tiga kali lebih cepat menua, atau di sisi yang lain ada seseorang yang mengalami satu tahun itu sama dengan 16,5 bulan. Ini berarti orang yang pertama bakal tampak lebih tua dari usianya, sementara orang yang kedua bisa tampak lebih muda. Tentu saja tampil lebih muda dibandingkan usia yang sebenarnya menjadi harapan banyak orang, akan tetapi apabila faktor eksternal lebih berdampak buruk, maka yang terjadi adalah sebaliknya.

Penuaan secara alami tak bisa dicegah. Sumber: ibtimes.co.uk

Berikut ini beberapa tanda dari tubuh manusia yang terindikasi menua lebih cepat dibandingkan dengan usia sebenarnya.

1. Kulit mengelupas dan kering secara ekstrim.

Kulit mengelupas. Sumber: homehealthbeauty.in
Kulit merupakan bagian terluar yang lebih cepat merespon terhadap gejala penuaan dini. Kulit yang kering dan terkelupas sendiri merupakan faktor yang paling banyak muncul. Tanda ini biasanya mulai muncul pada usia 25 tahun, atau bahkan lebih cepat apabila faktor yang menyebabkan penuaan dini itu hadir lebih banyak.

Tanda-tanda yang muncul adalah kulit di sekitar jari tangan tampak mengelupas, di beberapa titip tampak pigmentasi, kerutan di beberapa bagian tubuh, dan bibir terasa kering.

Tanda ini muncul diakibatkan masalah hormon, tapi lebih sering disebabkan gaya hidup yang tidak sehat, stres berkepanjangan, terpapar sinar matahari, dan diet yang tidak seimbang. Cara untuk menanggulanginya adalah sering-sering mengonsumsi sayuran, daun-daun hijau, serta makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti kacang dan alpukat.

2. Kantong mata yang menebal.

Kantong mata. Sumber: theprettypimple.com
Kulit yang menebal di sekitar mata sering disebut dengan kantong mata. Apabila kondisinya menebal dan berkerut layu yang menandakan area ini tidak segar, ini menjadi pertanda penuaan dini sudah tiba. Biasanya ini disebabkan tidur yang tidak cukup, stres, paparan sinar UV, dan kelelahan.

Kantong mata yang menebal dan layu mengindikasikan otot di sekitarnya kehilangan elastisitas, sehingga menyisakan sedikit ruang yang kemudian diisi oleh lemak. Tanda ini memang tidak bisa dihindari apabila seseorang sudah berusia 40 tahun keatas, namun masalahnya kemudian muncul apabila seseorang sudah terkena tanda ini sejak usianya masih 25 tahun.

Untuk menghindari masalah kantong mata yang layu dan menebal ini, cobalah perbanyak istirahat, tidur yang cukup, hindari makanan asin, cukup air putih, dan jangan lupa rawatlah kulit di sekitar mata itu dengan baik.

3. Siklus menstruasi yang tidak lancar.

Menstruasi yang tidak lencar menyebabkan nyeri perut. Sumber: alodokter.com
Siklus menstruasi biasanya tidak lancar untuk wanita di usia 46 - 54 tahun, sayangnya ada beberapa wanita yang jauh lebih muda yang siklusnya sudah tidak lancar. Ini menjadi tanda kalau penuaan dini sudah hadir. Dan parahnya, bukan hanya darah yang tidak keluar, tapi juga disertai insomnia, demam, dan nyeri di sekitar perut.

Untuk mengatasi hal ini, kunjungilah ahli ginekologi secara teratur. Ya, mengunjungi ginekologi bukan hanya buat perempuan yang menikah dan sedang hamil saja, masalah semacam ini pun mesti wajib ditanyakan pada ahlinya.

4. Sering mengalami keletihan.

Sering letih ketika beraktivitas bisa jadi tanda penuaan dini. Sumber: bugaraga.com
Pada usia 40 tahun, volume otot mengalami penurunan. Ini merupakan proses yang alami yang bakal menyebabkan hambatan terhadap aktivitas fisik. Seseorang yang berusia 40 tahun keatas bakal mudah letih. Dan sekali lagi ini alamiah. Namun apabila terjadi pada mereka yang masih berusia dibawah 30 tahun, maka ini menjadi tanda bahwa penuaan dini sudah tiba.

Salah satu cara untuk menghindari keletihan yang disebabkan menurunnya volume otot pada usia muda adalah dengan memperbanyak olahraga. Kalau terlalu sibuk beraktivitas sehingga tak punya waktu berolahraga, cobalah mengalihkan aktivitas tertentu untuk menggerakkan otot. Misalnya naik tangga alih-alih memakai lift, naik sepeda ke kantor alih-alih naik sepeda motor.

5. Rambut rontok.

Rambut rontok. Sumber: thealternativedaily.com
Ya, sekali lagi tanda-tanda penuaan bakal normal apabila terjadi pada mereka yang usianya sudah 50 tahun keatas, seperti rontoknya rambut. Akan tetapi mesti waspada apabila rontoknya rambut sudah terjadi pada usia 30 tahun kebawah.

Rambut rontok biasanya terjadi pada mereka yang kurang mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3. Hal lain yang menyabkan rambut rontok adalah paparan sinar matahari secara langsung. Kedua penyebab itu menjadi sebab utama aktivitas menyisi jadi hal yang menyebalkan.

6. Gangguan tidur.

Gangguan tidur. Sumber: fromept.com
Gangguan tidur memang tidak terhubung secara langsung dengan tanda fisik penuaan dini, akan tetapi hal ini disebabkan pengaruh dari faktor-faktor yang menyebabkan penuaan.

Orang-orang yang sudah berusia 60 tahun biasanya sering terganggu tidurnya disebabkan banyak faktor di tubuhnya yang sudah tidak 'kondusif'. Namun apabila terjadi pada mereka yang berusia jauh dibawah itu, gangguan tidur bisa menjadi masalah yang besar sebab terkait dengan hal-hal lain yang menjadi sebab utama dari penuaan dini.

Beberapa cara untuk mencegah gangguan tidur ini adalah melakukan olahraga untuk meredakan stres, serta sebelum tidur sebaiknya membaca buku dibandingkan menonton televisi apalagi bermain ponsel.

Apabila keenam tanda itu muncul, konsultasikan ke dokter dengan segera. Beberapa pencegahan hanya menghambatnya saja, bukan betul-betul menyelesaikan masalahnya. Termasuk cara-cara tertentu yang telah disebutkan hanya bekerja pada orang-orang tertentu. Meski tanda yang muncul hampir sama, setiap orang punya masalah yang berbeda-beda.