Sembilan Manfaat Minyak Zaitun, Salah Satunya Mencegah Kanker

Minyak zaitun merupakan minyak yang cukup sensasional di pasaran saat ini. Hal ini disebabkan oleh khasiatnya yang begitu banyak, yang mampu diaplikasikan ke dalam berbagai bidang. Mulai dari kesehatan, kecantikan, hingga di bidang properti untuk menghaluskan furnitur. Berikut ini, kita akan menengok lebih jauh manfaat minyak zaitun di bidang kesehatan. Berikut diantaranya:



1. Mengurangi resiko diabetes

Minyak zaitun dipercaya mampu mengurangi resiko diabetes secara efektif. Hal ini berdasarkan atas kajian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang dikandung minyak ini mampu menurunkan resiko diabetes hingga 50%. Meskipun diet rendah lemak yang banyak direkomendasikan menghambat diabetes, hasil dari mengonsumsi minyak zaitun yang notabene mengandung lemak juga, justru menunjukkan hasil yang lebih baik.

Peradangan kronis, terutama di pankreas, memang diyakini menjadi sebab utama dari diabetes. Penyakit yang lazim disebut pankreatitis ini mengakibatkan tubuh tak mampu memproduksi insulin dengan baik, sehingga gula darah semakin menumpuk tak terkendali. Dengan mengonsumsi minyak zaitun, peradangan ini bisa dikurangi karena minyak ini menjadi biang anti radang yang cukup luar biasa. Zat yang dikandung minyak zaitun seperti asam oleat dan oleocanthal mampu mengurangi pengeluaran gen dan protein yang menjadi sebab peradangan.

2. Menghindari stroke

Sebuah kajian dari University of Bordeaux, minyak zaitun mampu menghindarkan serangan stroke. Kajian ini berhasil mengumpulkan data dari tiga kelompok orang berusia 65 tahun, yang memasak dengan menggunakan minyak zaitun. Dan secara mengejutkan mereka terhindar dari serangan stroke dibanding mereka yang memasak menggunakan minyak sayur biasa. Para peneliti percaya bahwa minyak zaitun mampu menghilangkan penyumbatan pembuluh darah yang menjadi kunci utama bagi serangan stroke.

3. Membuat jantung tetap muda

Ketika usia semakin tua, kemampuan jantung untuk memompa darah pun semakin menurun. Adakalanya pula jantung kurang mampu memompa darah akibat terjadi penumpukan kolesterol jahat di pembuluhnya. Karena inilah kemampuan jantung menurun seiring menuanya usia manusia. Tapi menurut sebuah penelitian dari Spanyol yang dimuat di British Medical Journal menyatakan bahwa minyak zaitun dapat membantu merendahkan tekanan darah dan melindungi jantung dari kerusakan akibat kolesterol jahat. Hal ini memungkinkan jantung tetap mampu memompa darah dengan baik karena tiadanya kolesterol jahat di pembuluh darah.

4. Menguatkan tulang

Pernah mendengar Mediteranian Diets? Salah satu jenis diet yang terkenal di Eropa ini menganjurkan konsumsi minyak zaitun dalam porsi yang cukup banyak dari biasanya. Ternyata, menurut penelitian dari Madrid University, pengikut diet ini memiliki porsi tulang yang kuat. Akhirnya setelah diselidiki, minyak zaitun punya osteocalcin, sejenis protein yang berkontribusi positif untuk penguatan susunan tulang.

5. Melindungi diri dari depresi

Suka depresi? Saatnya untuk mengonsumsi minyak zaitun. Menurut medicalnewstoday.com yang merilis hasil kajian para ilmuwan di Spanyol, minyak zaitun memiliki kandungan yang mampu memicu serotonin ke level yang lebih tinggi. Serotonin merupakan senyawa kimiawi di otak yang berfungsi sebagai anti-depressant.

6. Mencegah kanker kulit

Banyak orang lebih percaya dengan lotion anti-UV. Padahal minyak zaitun justru lebih tangguh dalam melindungi tubuh dari bahaya sinar UV, baik dari luar dan dari dalam. Kandungan yang dimiliki oleh minyak zaitun mampu mengurangi resiko paparan malignant melanoma, kanker kulit yang paling mematikan.

7. Mengurangi resiko kanker payudara

Kali ini kajian dari Saudi Arabia yang menyatakan bahwa oleuropein dalam minyak zaitun punya khasiat anti kanker payudara. Hal ini didukung pula dengan kajian dari Autonomous University di Barcelona yang mengungkap fakta bahwa lemak tak jenuh tunggal dan anti-oksidan yang dikandung minyak zaitun mampu menekan pertumbuhan tumor secara umum, terutama di sekitar payudara.

8. Mengurangi resiko Alzheimer

Penyakit Alzheimer disebabkan oleh munculnyanya protein beta amyloid di otak penderita. Berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh Scientific American, sebuah tes pada hewan telah membuktikan bahwa oleocanthal pada minyak zaitun mampu menghilangkan pertumbuhan protein itu. Juga, polifenol yang dikandung minyak zaitun, yang berfungsi sebagai anti-oksidan yang sangat kuat, diketahui sangat efektif mengurangi dampak penuaan otak dan membantu menghindarkan resiko terkena Alzheimer.

9. Meningkatkan kinerja otak

Sebuah kajian dari Columbia University telah membandingkan antara dua individu yang menggunakan minyak zaitun dalam masakan mereka dan satu lagi yang tidak menggunakan. Ternyata orang yang mengonsumsi minyak zaitun tadi lapisan otaknya lebih abu-abu dan putih. Ini berarti, minyak zaitun tak hanya membuat tubuh lebih sehat, tapi juga otak jadi lebih pintar. Luar biasa.

Itulah sembilan manfaat dari minyak zaitun yang perlu kamu ketahui. Jadi meskipun rasanya sedikit aneh, ternyata minyak zaitun ini sangat menyehatkan. Yuk, dicoba.