10 Dokumen Hoax Yang Mengubah Dunia

Kata siapa hoax hanya muncul saat era media sosial saja? Sejak jaman dulu, hoax sudah menjadi wabah yang begitu merugikan umat manusia. Beberapa perang dan pembantaian yang dilakoni penguasa pun ada yang bermula dari hoax.

Ya, hoax memang sejahat itu merusak tatanan peradaban. Sebab dari kabar palsu ini, jutaan jiwa melayang sia-sia, harta benda porak-poranda, dan yang tinggal hanya trauma. Dan inilah beberapa diantara hoax yang sangat besar pengaruhnya bagi dunia.

1. Protocol Zionis (1903)



Dokumen ini pertama kali diterbitkan di Rusia. Isinya tentang pokok pikiran anti-Semit yang dimiliki oleh bangsa Yahudi. Dengan pikiran ini, katanya, bangsa Yahudi berencana mengambil alih dunia.

Meskipun telah terbukti sebagai sebuah buku yang hoax pada tahun 1921, namun 'protokol bangsa Yahudi' ini menjadi dasar bagi rezim berkuasa saat itu untuk membinasakan kaum Yahudi. Ya, kita mengenal Hitler untuk hal ini.

2. Memoir dari Mr. Hempher (1868)



Dokumen ini merupakan sebuah memoir dari seorang agen rahasia Inggris, Hempher. Isinya tentang upaya Inggris untuk menyusup ke dalam kekaisaran Turki, atau Ottoman Empire. Inggris diceritakan menginflitrasi secara halus dengan menjauhkan orang Islam dari agamanya.

Tak cuma itu, dokumen ini pun menyebut soal ajaran Wahabi yang disuarakan oleh keluarga Kerajaan Saudi, yang diduga menyebarkan paham terorisme. Catatan buku ini pun dikutip oleh Saddam Husein untuk menyerang Arab Saudi.

3. Tanaka Memorial (1927)



Tanaka Memorial ditulis oleh seorang perdana menteri pada masa Kaisar Hirohito, Baron Tanaka Giichi. Isinya tentang strategi Jepang dalam menguasai dunia. Namun diketahui, memoar ini palsu, hoax. Namun buku tersebut terlanjur dikutip dimana-mana dan dipercaya dimana-mana sehingga menimbulkan ketegangan di masanya.

4. Remember The Maine (1890)



Remember the Maine dipicu oleh berita palsu yang ditulis di koran milik Joseph Pulitzer dan William Randolph Hearst. Beritanya berisi tentang kanibalisme dan kamp hukuman mati yang ada di lahan perkebunan dan industri tembaga milik Spanyol di Amerika Serikat. Dengan munculnya berita ini, publik pun meradang dan memunculkan perang yang mengakibatkan Spanyol terusir dari tanah Amerika.

5. Surat Lentulus (1474)



Surat ini merupakan dokumen palsu pada abad pertengahan. Isinya tentang Yesus yang menampakkan diri dan penjelasan tentang ciri-ciri fisiknya. Namun surat yang dikirimkan kepada Senator di Roma dan ditulis oleh Gubernur dari Judea ini ternyata palsu. Bukan Gubernur yang menulisnya. Namun sayang hingga saat ini, ciri fisik Yesus yang ditulis dalam surat itu masih dipakai.

6. Donation of Constantine (750 SM)



Dokumen kekaisaran ini menyatakan otoritas Romawi dan bagian barat kekaisaran Romawi untuk tunduk dibawah Paus. Dasar pemerintahan yang selama ini dipakai di Italia selama berabad-abad akhirnya runtuh. Padahal dokumen ini kemudian diketahui palsu. Namun meski diketahui palsu dan bukanlah karya dari kekaisaran, Paus tetap menjalankannya tanpa ada perlawanan berarti.

7. Surat Zinoviev (1924)



Surat ini mampu mengubah wajah Inggris hingga 20 tahun kemudian dan merusak tatanan Anglo-Soviet. Surat ini menyatakan bahwa ada upaya untuk mengganti ideologi Inggris dengan komunis lewat partai buruh saat itu. Surat itu diklaim dibuat oleh Grigory Zinoviev, seorang perwira dari Rusia. Namun siapa penulis aslinya, dan siapa yang mencetak hingga menyebarluaskannya tidak diketahui. Namun MI6 diduga dibalik surat ini. Dan kebetulan pula, partai buruh pun kalah dalam pemilu. Selain meningkatkan ketegangan antara Inggris dan Rusia jelang perang dunia ke-2.

8. Operasi Mincemeat (1943)



Saat perang dunia ke-2, sebuah mayat tentara Inggris ditemukan mengambang di lepas pantai Spanyol. Jerman diberitahu soal ini, sebab dalam mayat tersebut ada file rahasia mengenai serangan yang sedang direncanakan oleh Sekutu untuk menyerang Yunani.

Padahal Sekutu tidak menyerang Yunani. Namun jebakan itu berhasil memindahkan 90,000 tentara Jerman ke Yunani. Dan target serangan Sekutu, yakni Sisilia terlihat lebih mudah. Ya, target sebenarnya adalah penggulingan Mussolini.

Siapa mayat itu? Ia adalah seorang gelandangan, dan tentu saja dokumen yang dibawanya merupakan hoax.

9. Infektion (1983)



Pada tahun 1983, sebuah surat kabar di India memuat berita mengejutkan: AIDS adalah buatan Amerika Serikat. Penyakit ini dimulai dari para gay dan orang berkulit hitam. Ternyata surat kabar ini merupakan buatan Rusia, dan berusaha mendiskreditkan Amerika dengan pembuatan senjata biologis. Padahal, pada saat yang sama, Rusia lah yang sedang mengembangkan senjata serupa.

Namun berita ini masih dipercaya oleh 15 % hingga 20 % rakyat Amerika Serikat bahwa penyakit mematikan ini diderita oleh gay dan para kulit hitam, dan penyakitnya diciptakan oleh pemerintahnya sendiri.

10. Yellowcake Uranium (2001)



Ceritanya intelijen militer Italia menemukan dokumen dan informasi yang berkaitan dengan impor Yellowcake Uranium dari Nigeria untuk Iraq. Negara Sadam Husein ini akan menggunakannya sebagai senjata pemusnah massal. Informasi ini diterima oleh CIA, dan ditindaklanjuti oleh pemerintahan Bush untuk menjatuhkan kekuasaan Sadam dan meluluhlantakkan Iraq. Padahal informasi dari intelijen Italia itu bohong.

Bagaimana? Sudah paham mengapa hoax berbahaya? Kalau ada yang menambahkan, silakan tulis saja di kolom komentar di bawah ya.