Masyarakat Indramayu saat ini boleh berbangga, sebab sudah memiliki islamic center yang cukup megah. Pusat kegiatan islami yang berada di kawasan simpang lima Indramayu ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, pada Jum'at (1/6/2018) kemarin, atau bertepatan dengan malam peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadan 1439 Hijriyah.

Islamic center ini diberi nama Syekh Abdul Manan. Beliau adalah seorang tokoh dari kalangan tarekat Qodoriyah Naqsabandiyah yang pernah tinggal di wilayah Paoman, Indramayu, pada tahun 1700-an. Kawasan yang diproyeksikan untuk pusat pengembangan keislaman di kota mangga ini menempati lahan seluas 12 hektar. Saat ini pemanfaatan tanah tersebut baru 6,2 hektar saja.

Kebanggan masyarakat terhadap kawasan ini bukan tanpa alasan, sebab kawasan islamic center lama memang tergolong kecil. Itupun masjidnya merupakan warisan era Presiden Soeharto dengan Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila-nya. Kondisi yang cukup timpang apabila dibandingkan dengan daerah tetangga yang sudah memiliki islamic center yang besar, megah, dan makmur. Islamic center Indramayu, dulunya, hanya merupakan persinggahan dari bus-bus yang mengantar rombongan wisata religi.

Islamic Center Syekh Abdul Manan
Rumput sintetis di halaman dalam Masjid Raudhatul Jannah, Indramayu. Foto: Besoklusa.com

Ada satu hal yang paling mencuri perhatian dari Islamic Center Syekh Abdul Manan ini, yakni keberadaan masjid yang nuansanya mirip dengan Masjid Raya Bandung. Masjid ini memiliki halaman luas di dalam dengan karpet yang dilapisi rumput sintetis. Ada koridor di sekelilingnya yang dihiasi dengan tiang-tiang megah. Ada empat menara yang menjulang tinggi, menambah kesan kokoh dari tembok yang banyak dihiasi ornamen berwarna coklat.

Kalau masuk ke bagian dalam, masjid yang terdiri dari dua lantai ini memiliki banyak ornamen kaligrafi. Untuk melapisi ruang kosong lengkungan kubah di bagian dalam, arsiteknya memberikan lukisan langit dengan warna biru dan awan putih yang indah. Kalau terik menerpa, lingkungan masjid terutama di bagian dalamnya ibarat oase di padang pasir. Adem.

Islamic Center Syekh Abdul Manan


Ada banyak yang keliru dengan nama masjid ini. Sebagian orang menyebut masjid ini dengan Masjid Syekh Abdul Manan. Padahal Syekh Abdul Manan merupakan nama dari islamic center-nya. Sementara nama masjid secara resmi adalah Masjid Raudhatul Jannah.

Islamic Center Syekh Abdul Manan


Tujuan Religi yang Instagramable

Saat ini memang tidak ada spot bagus tanpa orang berfoto di sekitarnya, termasuk di Masjid Raudhatul Jannah. Ketika baru sampai di parkiran, banyak orang yang langsung mengambil ponselnya masing-masing. Mereka melakukan ancang-ancang, membelakangi bangunan masjid, kemudian mengarahkan ponsel tersebut ke mukanya. Dan sebuah swafoto dengan latar belakang masjid pun telah diambil.

Masuk ke lingkungan masjid pun, ponsel itu tak ketinggalan. Kali ini banyak yang bergantian untuk saling mengambil foto satu sama lain dengan latar masjid. Hal yang lumrah, selama mereka patuh dan taat pada aturan yang diterapkan di lingkungan masjid tersebut seperti memakai pakaian yang sopan dan tertutup.

Islamic Center Syekh Abdul Manan

Selain bisa jadi karena histeria atas sebuah bangunan baru, kegemaran masyarakat yang berfoto di lingkungan Masjid Raudhatul Jannah dan kawasan Islamic Center Syekh Abdul Manan ini memang karena spotnya bagus. Kemegahan arsitektur bangunan yang memanjakan mata, memang sayang untuk dilewatkan, asalkan tak melupakan tujuan semula datang ke masjid, yakni untuk beribadah.

Kalau ingin menikmati keseluruhan kawasan islamic center, maka kurang begitu disarankan untuk berkunjung dalam waktu dekat. Pada beberapa bagian, masih ada bagian yang belum rampung. Penutup proyek pun belum sepenuhnya dilepas karena masih ada beberapa hal yang belum dibuat. Kalau dipersentase, maka ada sekitar 10% yang belum tuntas.

Namun untuk menikmati kemegahan dan keindahan Masjid Raudhatul Jannah, kawasan Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu sudah dibuka sepenuhnya. Selamat berkunjung.

Islamic Center Syekh Abdul Manan

Terpesona di Masjid Raudhatul Jannah Indramayu yang Instagramable

Masyarakat Indramayu saat ini boleh berbangga, sebab sudah memiliki islamic center yang cukup megah. Pusat kegiatan islami yang berada di kawasan simpang lima Indramayu ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, pada Jum'at (1/6/2018) kemarin, atau bertepatan dengan malam peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadan 1439 Hijriyah.

Islamic center ini diberi nama Syekh Abdul Manan. Beliau adalah seorang tokoh dari kalangan tarekat Qodoriyah Naqsabandiyah yang pernah tinggal di wilayah Paoman, Indramayu, pada tahun 1700-an. Kawasan yang diproyeksikan untuk pusat pengembangan keislaman di kota mangga ini menempati lahan seluas 12 hektar. Saat ini pemanfaatan tanah tersebut baru 6,2 hektar saja.

Kebanggan masyarakat terhadap kawasan ini bukan tanpa alasan, sebab kawasan islamic center lama memang tergolong kecil. Itupun masjidnya merupakan warisan era Presiden Soeharto dengan Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila-nya. Kondisi yang cukup timpang apabila dibandingkan dengan daerah tetangga yang sudah memiliki islamic center yang besar, megah, dan makmur. Islamic center Indramayu, dulunya, hanya merupakan persinggahan dari bus-bus yang mengantar rombongan wisata religi.

Islamic Center Syekh Abdul Manan
Rumput sintetis di halaman dalam Masjid Raudhatul Jannah, Indramayu. Foto: Besoklusa.com

Ada satu hal yang paling mencuri perhatian dari Islamic Center Syekh Abdul Manan ini, yakni keberadaan masjid yang nuansanya mirip dengan Masjid Raya Bandung. Masjid ini memiliki halaman luas di dalam dengan karpet yang dilapisi rumput sintetis. Ada koridor di sekelilingnya yang dihiasi dengan tiang-tiang megah. Ada empat menara yang menjulang tinggi, menambah kesan kokoh dari tembok yang banyak dihiasi ornamen berwarna coklat.

Kalau masuk ke bagian dalam, masjid yang terdiri dari dua lantai ini memiliki banyak ornamen kaligrafi. Untuk melapisi ruang kosong lengkungan kubah di bagian dalam, arsiteknya memberikan lukisan langit dengan warna biru dan awan putih yang indah. Kalau terik menerpa, lingkungan masjid terutama di bagian dalamnya ibarat oase di padang pasir. Adem.

Islamic Center Syekh Abdul Manan


Ada banyak yang keliru dengan nama masjid ini. Sebagian orang menyebut masjid ini dengan Masjid Syekh Abdul Manan. Padahal Syekh Abdul Manan merupakan nama dari islamic center-nya. Sementara nama masjid secara resmi adalah Masjid Raudhatul Jannah.

Islamic Center Syekh Abdul Manan


Tujuan Religi yang Instagramable

Saat ini memang tidak ada spot bagus tanpa orang berfoto di sekitarnya, termasuk di Masjid Raudhatul Jannah. Ketika baru sampai di parkiran, banyak orang yang langsung mengambil ponselnya masing-masing. Mereka melakukan ancang-ancang, membelakangi bangunan masjid, kemudian mengarahkan ponsel tersebut ke mukanya. Dan sebuah swafoto dengan latar belakang masjid pun telah diambil.

Masuk ke lingkungan masjid pun, ponsel itu tak ketinggalan. Kali ini banyak yang bergantian untuk saling mengambil foto satu sama lain dengan latar masjid. Hal yang lumrah, selama mereka patuh dan taat pada aturan yang diterapkan di lingkungan masjid tersebut seperti memakai pakaian yang sopan dan tertutup.

Islamic Center Syekh Abdul Manan

Selain bisa jadi karena histeria atas sebuah bangunan baru, kegemaran masyarakat yang berfoto di lingkungan Masjid Raudhatul Jannah dan kawasan Islamic Center Syekh Abdul Manan ini memang karena spotnya bagus. Kemegahan arsitektur bangunan yang memanjakan mata, memang sayang untuk dilewatkan, asalkan tak melupakan tujuan semula datang ke masjid, yakni untuk beribadah.

Kalau ingin menikmati keseluruhan kawasan islamic center, maka kurang begitu disarankan untuk berkunjung dalam waktu dekat. Pada beberapa bagian, masih ada bagian yang belum rampung. Penutup proyek pun belum sepenuhnya dilepas karena masih ada beberapa hal yang belum dibuat. Kalau dipersentase, maka ada sekitar 10% yang belum tuntas.

Namun untuk menikmati kemegahan dan keindahan Masjid Raudhatul Jannah, kawasan Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu sudah dibuka sepenuhnya. Selamat berkunjung.

Islamic Center Syekh Abdul Manan