Pasar Baru Indramayu, Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas

Pasar Baru Indramayu merupakan pasar tradisional yang menghimpun geliat perekonomian tradisional di Indramayu kota. Sebelum terjadi relokasi pedagang di Pasar Mambo, yang saat itu menjadi korban kebakaran pada medio 1990-an, lokasi yang sekarang ditempati pasar baru berupa tanah sawah.

Maka orang-orang menyebut pasar ini sebagai Pasar Baru, alih-alih menyebut nama resminya yakni PD Pasar Daerah Indramayu, dengan alasan pasar yang lama berada di pasar Mambo yang pada saat itu terbakar entah karena sebab apa. Kini, pasar Mambo sendiri sedang difungsikan untuk pusat jajanan tradisional UMKM.

Keberadaan Pasar Baru sendiri benar-benar membangkitkan pusaran arus ekonomi yang positif. Indikasi ini terlihat dari keberadaan dealer besar (Honda Eiyu Indramayu), lembaga keuangan (Bank Mandiri Unit Mikro, BJB Mikro, dan koperasi-koperasi simpan pinjam), Pegadaian, rumah makan (Rumah Makan Saung Bambu), perumahan (Perumahan Jangkar Mas, Grand Royal, dll), serta Pasar Ikan Higienis.

Beberapa dari mereka bahkan baru dibuka tak lebih dari satu tahun ini. Ini menunjukkan selain geliat ekonomi kelas menengah yang meningkat, ada kompetisi yang mampu dimasuki oleh pasar tradisional ketika pasar-pasar retail modern terus mendesak keberadaannya.

Hal yang selalu menjadi perhatian bagi pasar tradisional adalah soal kebersihan. Jika memasuki musim penghujan, persoalan kebersihan menjadi momok yang sangat menakutkan bagi pengunjung. Karena selain becek dimana-mana, pemandangan di pasar tradisional sangat mengganggu. Penyakit seperti ini pun menjangkiti pasar yang terletak di sebelah kiri Jalan Gatot Subroto ini.


Namun kebutuhan seringkali memaksa, meski becek dan tak ada ojek, pasar tetap disambangi. Apalagi Pasar Baru menyediakan begitu banyak oleh-oleh khas Indramayu yang tak ditemukan di pasar tradisional lain, seperti ikan asin, kerupuk udang, terasi dan lainnya. Dan jika lelah menyapa, atau sudah masuk waktu makan siang, mampir saja ke Pasar Ikan Higienis di sebelah kanannya untuk menikmati ikan segar yang dibakar. Atau buat yang mau melepas dahaga saja, saran saya sih coba sop buah di pertigaan depan Polres Indramayu, rasanya enak. Sekian saja, selamat menjelajah Indramayu.

Posting Komentar untuk "Pasar Baru Indramayu, Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas"